×

Bupati Tegal Cek Kendaraan Dinas, ASN Jadi Sasaran Pertama Penguatan PAD dari Pajak Kendaraan

Bupati Tegal Cek Kendaraan Dinas, ASN Jadi Sasaran Pertama Penguatan PAD dari Pajak Kendaraan

Kabupaten Tegal – Pemerintah Kabupaten Tegal memulai penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari langkah sederhana namun strategis, yakni memastikan seluruh kendaraan dinas milik pemerintah tertib membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). 

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pengecekan kendaraan dinas yang dipimpin langsung Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Jawa Tengah, Kasatlantas Polres Tegal, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tegal usai Sinergitas Kick Off Bulan Panutan Pajak Daerah dan Launching Tulus Ngopeni Tahun 2026 di Pendopo Amangkurat, Rabu (29/7/2026).

Pengecekan tersebut menjadi bentuk keteladanan pemerintah bahwa tertib administrasi dan pembayaran PKB dimulai dari lingkungan pemerintah sebelum diperluas kepada masyarakat.

Selain memastikan kendaraan dinas telah memenuhi kewajiban perpajakan, Pemerintah Kabupaten Tegal juga menggerakkan seluruh camat, kepala desa, dan lurah untuk bersama-sama meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembayaran PKB sebagai salah satu sumber penting PAD.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengatakan, penguatan PAD menjadi kebutuhan daerah untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kemandirian fiskal. Karena itu, seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa perlu terlibat aktif mengajak masyarakat memenuhi kewajibannya membayar PKB.

"Kami mengundang para camat dan seluruh kepala desa serta lurah di Kabupaten Tegal untuk bersama-sama menyosialisasikan kepada masyarakat yang belum membayar pajak agar segera membayar pajak. Pemerintah daerah sekarang membutuhkan kemandirian fiskal yang bersumber dari pendapatan asli daerah," ujarnya.

Menurutnya, semakin optimal penerimaan PKB, semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kalau ini berhasil kita optimalkan, manfaatnya bisa untuk percepatan pembangunan jalan, jembatan, sekolah, dan lainnya. Ujungnya adalah peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal akan memanfaatkan aplikasi Sengkuyung Mobile yang dikembangkan Bapenda Provinsi Jawa Tengah. Melalui aplikasi tersebut, kepala desa dapat memantau data kendaraan di wilayahnya sehingga sosialisasi kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Tegal juga menyiapkan penghargaan bagi desa yang mampu mendorong optimalisasi pembayaran PKB.

"Nanti desa-desa yang berhasil realisasi pembayaran PKB sampai 100 persen akan kami berikan reward. Kami juga akan mengusulkan kepada Provinsi agar ada dukungan pembangunan desa melalui skema bantuan keuangan," jelas Ischak.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal yang tidak hanya memulai keteladanan melalui pengecekan kendaraan dinas, tetapi juga melibatkan seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat desa dalam memperkuat partisipasi masyarakat membayar PKB.

"Alhamdulillah Pak Bupati mengumpulkan tidak hanya jajaran di tingkat kabupaten, tetapi sampai camat dan kepala desa. Ini luar biasa. Dengan adanya keterpaduan, kerja sama, sinergitas, dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, saya harap ada peningkatan pembayaran pajak kendaraan bermotor," kata Masrofi.

Ia menambahkan, Bapenda Provinsi Jawa Tengah akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota melalui berbagai program yang mendorong kemudahan layanan serta pemberian apresiasi kepada masyarakat maupun desa yang berhasil meningkatkan partisipasi pembayaran PKB.