Semarang – Komitmen untuk memperkuat tata kelola arsip yang tertib, akuntabel, dan profesional terus diwujudkan oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis Tahun 2026, Selasa (14/4).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan Bapenda Provinsi Jawa Tengah, sekaligus mendukung penyediaan data yang akurat dalam menunjang optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Sebagai organisasi strategis dengan cakupan kerja hingga 37 Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) serta jutaan objek pajak kendaraan bermotor, Bapenda Provinsi Jawa Tengah membutuhkan sistem pengelolaan arsip yang tertib dan andal. Arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menyediakan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menegaskan pentingnya pengelolaan arsip yang tidak hanya sistematis, tetapi juga dipahami sebagai bagian dari perjalanan organisasi.
“Arsip itu bukan sekadar dokumen, tapi memori organisasi. Kalau dikelola dengan baik, akan sangat membantu kita dalam bekerja, melayani masyarakat, dan mempertanggungjawabkan kinerja,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan arsip yang baik akan berdampak langsung pada kualitas kerja dan pelayanan.
“Kalau arsip kita rapi dan tertata, pekerjaan jadi lebih mudah, pelayanan lebih cepat, dan data yang kita punya bisa benar-benar diandalkan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan penguatan pemahaman terkait pengelolaan arsip, baik dari sisi tata kelola maupun implementasi di unit kerja. Pengelolaan arsip elektronik juga menjadi perhatian, seiring dengan tuntutan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menutup sambutannya, Masrofi kembali mengingatkan bahwa pengelolaan arsip merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
“Di balik setiap arsip, ada tanggung jawab. Karena itu, pengelolaannya harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan profesional,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Provinsi Jawa Tengah berharap seluruh jajaran semakin siap dalam mewujudkan tertib arsip yang berkelanjutan, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan pelayanan publik yang berkualitas._1776150556.jpeg)
_1776150568.jpeg)
_1776150587.jpeg)

Share: