×
Selamat datang di website Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah
bapenda@jatengprov.go.id | (024) 3515514

Diposkan   07 April 2026   17:10 WIB   Oleh : Dahyu Afni   Liputan Utama

Bapenda Jateng Optimistis Perkuat Pendapatan Daerah, Rakor 2027 Jadi Momentum Penguatan Kemandirian Fiskal

Bapenda Jateng Optimistis Perkuat Pendapatan Daerah, Rakor 2027 Jadi Momentum Penguatan Kemandirian Fiskal

Surakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat kinerja pendapatan daerah melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Tahun 2027 yang digelar di Surakarta, Selasa (7/4). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan pendapatan.

Plt. Kepala Bapenda Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menyampaikan bahwa kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Tengah menunjukkan tren yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tercermin dari meningkatnya kontribusi PAD terhadap pembiayaan pembangunan daerah.

“Kemandirian fiskal Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan yang baik. Ini menjadi modal penting bagi kita untuk terus memperkuat pengelolaan pendapatan ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Rakor ini pun menjadi ruang kolaboratif untuk memperkuat sinergi tersebut sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

Masrofi menjelaskan bahwa ke depan pengelolaan pendapatan akan diarahkan pada pendekatan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Selain tetap mengoptimalkan pajak daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong penguatan sumber-sumber pendapatan lain melalui optimalisasi peran BUMD dan BLUD serta pemanfaatan aset daerah secara produktif.

“Dengan berbagai potensi yang dimiliki, kami optimistis struktur pendapatan daerah Jawa Tengah akan semakin kuat dan berimbang,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi melalui digitalisasi layanan untuk meningkatkan kemudahan akses masyarakat serta mendorong kepatuhan wajib pajak. Menurutnya, pelayanan yang semakin baik akan berdampak langsung pada peningkatan kepercayaan publik.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk dengan pemerintah kabupaten/kota, sektor perbankan, dan instansi terkait lainnya. Sinergi ini diyakini mampu mempercepat optimalisasi potensi pendapatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Rakor Pendapatan Tahun 2027 ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari OPD penghasil, BUMD, dan BLUD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan agenda pembahasan target dan strategi pendapatan melalui mekanisme desk bersama Badan Anggaran DPRD.

Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis dapat merumuskan kebijakan pendapatan yang lebih inovatif, terukur, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

 

 


Share:


Liputan Utama indeks
Liputan Daerah indeks